Umpan Ikan Toman Terjitu Terbaru 2017

umpanikan.xyz - Jika dilihat sekilas ikan toman memang mirip dengan ikan gabus. Mulai dari bentuk kepala, tubuh dan sirip. Bahkan ikan toman dan gabus bisa dibilang hampir sulit dibedakan. Dimana perbedaannya hanya terletak pada bagian warna punggung. Ikan toman warnanya terlihat lebih hitam pekat, berbeda dengan ikan gabus kebanyakan yang bewarna cokelat. Ikan yang bernama latin (ilmiah) red snakehead ini juga teramat mengagumkan. Mencingnya juga sangat bersensasi yang mana tenaganya cukup kuat dan agresif. Terlebih lagi jika resep racikan umpan toman yang digunakan terbilang jenis pakan yang disukainya. Maka ia kan semakin cepat merespon umpan dan langsung menyambar kail pancing yang baru dilempar.

Mengapa ikan toman mirip dengan ikan gabus sendiri memang sangat beralasan. Mengingat kedua jenis ikan tersebut memang dari suku yang sama, yakni channidae. Meskipun umpan toman dan umpan ikan gabus terbilang sama, namun toman lebih agresif dan lebih kelaparan daripada gabus. Dimana semua itu juga bisa ditegaskan ketika merujuk pada klasifikasi ilmiahnya. Ukuran tubuh ikan toman bahkan bisa lebih besar (dumbo) daripada ikan gabus. Untuk ikan toman liar yang hidupnya seperti di rawa-rawa dan sungai, panjang tubuhnya bisa mencapai 1 meter. Begitpun dari penampilan fisik. Kombinasi warna fisik ikan toman lebih terlihat sangar dan galak yang mana corak warna hitam pada punggunya hampir menyerupai warna macan tutul.
umpan ikan toman
umpan toman (youtube.com @dhany swift)

Mungkin tidak hanya cukup sampai di situ saja. Berdasarkan penelitian, ikan toman mempunyai paru-paru primitif yang letaknya di belakang insang. Tentunya jenis ikan yang satu ini juga cukup atau bahkan lebih tangguh daripada lele dan gabus yang mana bisa bertahan di dalam genangan air yang hanya mempunyai kandungan oksigen sangat rendah. Dalam waktu tertentu, ikan toman akan akan berenag ke permukaan air untuk mengambil udara atau oksigen melalui permukaan air genangan. Maka tak heran mengapa jenis ikan toman cukup disukai di kalangan beberapa penghobi lantaran kemampuannya tersebut. Terlebih lagi ikan toman termasuk ikan predator yang selalu kelaparan yang selalu mengincar berbagai binatang kecil di dalam air. Oleh sebab itu, jika sudah bicara mengenai umpan toman yang akan digunakan, mungkin agak sedikit lebih mudah.


Ikan tomang menyukai binatang kecil seperti katak kecil, jangkrik, cacing, ulat dan kroto. Pada saat di dalam air, ikan tomang selalu mengintai di sela-sela ranting dan bebatuan dalam air. Ketikan dirasa ada mangsa yang mendekat, ikan tomang akan langsung menerkam dengan gigi-gigi cukup tajam. Selain pakan binatang kecil (alami) tersebut, ikan toman juga sangat menyukai pakan buatan atau resep umpan buatan sendiri. Kurang lebihnya semua resep racikan umpan toman tersebut, semuanya juga sudah tersedia di bawah. Entah itu dipergunakan untuk memancingnya di sungai, laut lepas, kolam galatama, kolam harian yang jelas semua umpan racikan tersebut cukup ampuh dan jitu.

Umpan Daging Ayam

Seperti halnya ikan predator, ikan toman pastinya juga sangat menyukai umpan daging. Tidak perlu menggunakan daging kambing atau sapi dengan harga yang mahal. Cukup gunakan daging ayam seperlunya sudah lebih dari cukup untuk mendapatkan ikan toman besar. Iris tipis-tipis umpan toman berupa daging ayam ini kecil-kecil berbentuk kotak (± 2 cm). Kaitkan pada kail pancing, setidaknya sebanyak 2 - 3 lembar saja.

Umpan Anak Kodok (Precil)

Pada dasarnya tidak hanya umpan berupa katak hidup. Para pemancig juga bisa menggunakan pakan atau umpan anak kodok tiruan (buatan). Tanpa perlu repot-repot mencari anak kodok atau precil dengan keadaan hidup, penghobi juga bisa menggunakan umpan toman yang berbahan karet tersebut. Mungkin umpan tiruan berupa anak kodek tersebut, sebaiknya juga disesuaikan dengan joran pancing yang akan digunakan. Akan lebih baik jika menggunakan joran baitcasting yang mana sebuah teknik memancing dengan cara menarik-narik umpan benda mati secara cepat untuk menarik perhatian ikan predator air tawar.

Mungkin sekirannya hanya itulah beberapa jenis umpan ikan toman yang bisa dipergunakan. Sebenarnya masih banyak jenis umpan lain yang bisa digunakan untuk mendapatkan ikan toman. Namun berdasarkan pendapat kebanyakan penghobi lain, ikan toman sangat menyukai kedua jenis umpan tersebut. Hanya saja cepat atau tidaknya mendapatkan ikan toman mungkin juga ditentukan oleh pemilihan waktu memancing sendiri. Memancing toman mungkin akan lebih maksimal dan dijamin dapat pada saat malam hari. Terlebih lagi saat di bawah guyuran hujan. Dimana kandungan oksigen di dalam air, entah itu di kolam ataupun di perairan liar akan semakin meningkat. Jika kandungan oksigen dalam air semakin meningkat, maka ikan toman juga mudah sekali kelaparan.