Cara Budidaya Ikan Bawal di Kolam Terpal

umpanikan.xyz - Layaknya ikan lele, ikan bawal sendiri sangat juga sangat layak dijadikan lahan bisnis bagi para petani ikan. Tidak perlu menggunakan kolam beton, ikan bawal sendiri sudah bisa diternak melalui kolam terpal. Membudidayakan ikan bawal di kolam terpal sendiri juga sangat mudah. Mengingat ikan bawal termasuk ikan konsumsi yang cukup tangguh dan cukup tahan terhadap serangan penyakit, maka setiap petani ikan tidak perlu berpikir dua kali lagi untuk memulai ternak ikan bawal.

Ikan yang bernama latin Colossoma macropum tersebut termasuk ikan yang tangguh. Selain tangguh, ikan bawal sendiri juga mempunyai pertumbuhan yang sangat cepat. Ikan yang berasal dari Brazil ini juga menjadi salah satu ikan terfavorit bagi para penghobi mancing. Ikan bawal dikenal cukup gesit dan liar ketika menarik umpan ikan bawal yang disodorkan. Bahkan dengan giginya yang tajam ikan bawal tak jarang mampu mematahkan kail pancing yang disodorkan oleh para penghobi mancing.
cara budidaya ikan bawal.jpg
© cara budidaya ikan bawal (forum.o-fish.com @ Agra 0817267668)
Yang jelas setiap masyarakat terutama para penghobi mancing sudah tidak asing dengan salah satu ikan predator yang satu ini. Selain seru dijadikan bahan perlombaan mancing, bisnis ternak ikan bawal juga cukup menggiurkan. Dagingnya yang cukup lezat dan tidak terlalu banyak duri yang menempel pada tubuhnya, ikan bawal terhitung sangat laku di pasaran. Harga ikan bawal per kilonya sendiri juga cukup murah. Berikut cara budidaya ikan bawal di kolam terpal yang bisa langsung disimak.

Siapkan Kolam

Semua tergantung luas lahan yang akan dipergunakan. Semua bisa disesuaikan sendiri berdasarkan kebutuhan. Kerangka yang bisa dipergunakan untuk membuat kolam terpal sendiri bisa menggunakan bambu atau kayu. Umumnya ukuran kolam yang kebanyakan digunakan oleh para petani berkisar 2 x 3 x 1 m, 4 x 5 x 1 m, 6 x 4 x 1 m, atau 4 x 8 x 1 m.

Langkah membuat kolam terpal:
  • Siapkan lahan yang rata dan bersih
  • Jika keadaan tanah kurang rata, bisa menggunakan pelepah pisah atau sekam padi untuk meratakannya
  • Siapkan tiang, bisa menggunakan bambu atau kayu
  • Tancapkan tiang di setiap sudut kolam
  • Untuk meyatukan kerangka bisa tersebut bisa menggunakan kawat atau paku
  • Misalnya jika kerngka kolam berukuran 6 x 4 x 1 m, maka perlu diatur kemiringan ke salah satu sisi untuk memudahkan pengeringan kolam dan pada saat pemanenan ikan
  • Setelah kerangka kolam selesai dibuat, maka selanjutnya pasang terpal. Jika semisal ukuran kerangka  6 x 4 x 1, maka ukuran terpal yang dipergunakan ialah 8 x 6 m.
  • Setelah itu buatlah lubang kecil untuk saluran pembuangan air yang menggunakan pipa
  • Selanjutkan kolam sudah bisa diisi air. Dan kapasitas air sendiri tergantung ukuran kolam dan banyaknya bibit ikan bawal yang akan ditabur
Ada juga kolam terpal yang menggunakan tanah sebagai dindingnya. Kolam terpal di bawah permukaan tanah sendiri mempunyai sedikit kelebihan dibandingkan kolam terpal di atas permukaan tanah. Suhu air kolam terpal dalam permukaan tanah bisa membuat suhu air dalam kolam tetap stabil.

Langkah membuat kolam terpal dengan dinding tanah:
  • Jika ingin membuat kolam terpal dengan ukuran 6 x 4 m, maka harus dilakukan penggalian tanah dengan kedalaman 50 - 60 cm.
  • Rapikan galian setiap sudutnya dan sudah siap dipasang terpal
  • Terpal dengan ukuran 8 x 6 m harus tertata rapi dan merapat ke tepi
  • Bagian atas tepi bisa ditutup dengan kayu atau ditimbun dengan tanah agar tidak terkulai
  • Selanjutnya bisa langsung dipasang pipa untuk pengisian air
  • Untuk mencegah luapan air ketika hujan, bisa dibuat tanggul melingkar yang terbuat dari tanah

Pemilihan Benih Bawal

Salah satu hal yang berpengaruh sukses atau tidaknya terbak ikan bawal ialah bagian pemilihan benih. Sebaiknya pilih benih ikan bawal yang benar-benar berkualitas. Sebisa mungkin pilih bibit dengan ukuran panjang 5 - 8 cm. Sebelum ditebar di kolam terpal, akan lebih baik menaruh bibit ikan bawal di bak yang berisi air bersih selama 3 hari.

Persiapan dan Perawatan Benih Ikan Bawal

Sebelum ditabur benih ikan bawal, kolam terpal sebaiknya harus diberi perlukuan khusus. Sebelum ditabur beih, air yang ada di dalam kolam harus dikondisikan. Setelah diisi air, tutup kolam selam 2 sampai 3 hari. Untuk menjaga kualitas air dalam kolam agar tetap stabil, bisa menggunakan daun pepaya atau daun ketepeng. Rendam daun selama 5 - 7 hari. Berbagai daun tersebut berfungsi sebagai antiseptik. Kemudian benih ikan bwal sudah siap ditebar.

Kapasitas atau banyakanya benih ikan bawal yang akan ditebar sendiri sebaiknya juga harus disesuaikan. Jika memilih benih dengan rata-rata panjang 5 - 8 cm, maka sebaiknya bibit yang ditebar untuk satu kolamnya sebanyak 50 - 70 ekor.

Jika sudah memasuki tahap pemeliharaan, ikan bawal harus diberi pakan pelet sebanyak 3 - 4 % dari bobot ikan per hari. Pakan yang harus duberikan setidaknya sudah mengandung protein 25- 27 %. Pakan diberikan 3 kali sehari, yakni pagi, siang dan sore. Benih juga bisa diberi pakan tambahan berupa sisa nasi, roti kering dan lain-lain.

Untuk membuat beih agar tetap kebal terhadap serangan penyakit, bisa diberikan antibiotik selama beberapa hari. Selain itu kebersihan kolam juga menjadi prioritas utama. Sebaiknya lakukan penyiponan kolam dalam kurun waktu 15 - 20 hari sekali.

Untuk bisa menghasilkan bawal dengan ukuran 300 - 400 gram / ekor, maka pemeliharaan akan memakan waktu 3- 4 bulan. Sedangkan untuk menghasilkan bawal dengan ukuran 900 gram / ekor, maka sedikitnya akan memakan waktu 4 - 5 bulan. Pemanenan sendiri tergantung ukuran yang diinginkan oleh masing-masing petani.