Cara Budidaya Ikan Mujair di Kolam Terpal

umpanikan.xyz - Ikan sudah termasuk jenis ikan konsumsi yang amat disukai oleh masyarakat Indonesia. Cita rasanya yang lezat dan harga per kilonya yang cukup murah, tentunya juga amat menguntungan bagi kalangan para petani mujair. Terlebih lagi budidaya ikan mujiar sendiri memang tidak begitu sulit. Hanya dengan menggunakan kolam terpal seadanya, semua petani bisa meraup keuntungan dari bisnis budidaya ikan mujiar tersebut.

Budidaya ikan mujair sendiri tentunya juga bisa dilakukan di kolam tanah ataupun kolam beton. Namun kolam terpal sudah lebih dari cukup layak untuk dicoba bagi masyarakat yang kekurangan lahan maupun biaya. Meskipun terkesan lebih sederhana, namun hasil panen ikan mujair di kolam terpal terhitung sama saja jika dibandingkan dengan mujair di kolam beton maupun tanah. Dimana semua itu juga tergantung perawatan masing-masing.
cara budidaya ikan mujair
© cara budidaya ikan mujair (wajibbaca.com)
Mujair sendiri termasuk ikan air tawar yang cukup tangguh. Ikan tersebut mempunyai daya tahan tubuh yang baik dan mempunyai tingkat pertumbuhan yang cepat. Jika dibandingkan dengan ikan gurame dan bawal, ikan mujair terhitung lebih cepat besar. Di alam liar liar, ikan mujair banyak ditemukan di sungai, danau, bendungan dan rawa-rawa. Berikut cara budidaya ikan mujair di kolam terpal yang bisa langsung disimak.

Persiapan Kolam

Setelah lahan untuk kolam sudah siap, maka tahap pertama ialah pembuatan kolam terpal. Buat kolam sesuai kebutuhan, entah itu berbentuk persegi, persegi panjang ataupun kolam terpal melingkar. Poin yang terpentingnya ialah kolam terpal sudah dikonsikan, baik masalah kekuatan kolam dan sterilisasi. Setelah memastikan selesai, isi air sampai dengan ketinggian 0,5 - 1 meter. Suhu air yang ideal untuk budidaya mujair di kolam terpal berkisar 25 - 30 derajat celcius.Setelah itu taburi dedaunan seperti daun kelapa sebagai antiseptik, biarkan selama 1 - 3 hari sampai air kolam menghijau. Kemudian benih ikan sudah bisa ditabur.

Penetasan Telur

Selajutnya para masyarakat juga diharuskan membuat kolam pemijahan. Untuk ukuran sendiri juga tergantung selera atau kebutuhan. Ikan mujair yang sudah dewasa, baik betina maupun jantan bisa dipindahkan ke kolam pemijahan. Pada dasar kolam pemijahan tersebut sebaiknya diberi beberapa ranting daun, sekam padi atau pasir untuk sarana penempelan telur mujair.

Pemberian Pakan

Pakan untuk ikan mujair sendiri juga terhitung mudah. Pada saat umur masih benih-benih, ikan mujair memakan plankton dan jasad renik. Ketika sudah dewasa ikan mujair memakan dedaunan dan rumput air. Jadi untuk mujair yang ada di kola terpal sebaiknya diberi makanan sayuran atau dedaunan tambahan seperti kubis, wortel, bayam dan sebagainya. 2 kali dalam seminggu sebaiknya ikan mujair juga harus diberi makanan pelet dengan kandungan protein 20 - 30 agar pertumbuhan dan kesehatannya bisa tetap terjaga.

Sanitasi Air

Kebersihan dan suhu kolam terpal sendiri juga menjadi hal yang perlu diperhatikan. Sebisa mungkin selalu kondisikan air kolam tetap bersih. Jika kolam sudah beraroma busuk, maka segera ganti air dengan yang baru. Bau busuk pada kolam terpal mujair sendiri biasanya berasal dari kotoran dan sisa-sisa makanan yang ada di dasar kolam. Jika kekurangan air, maka tinggal menambahkan beberapa liter air bersih saja.