Mengenal Lebih Dekat lkan Lele Sangkuriang

umpanikan.xyz - Di kalangan para petani ikan, siapa yang tidak mengetahui jenis ikan lele yang satu ini. Lele sangkuriang merupakan salah satu jenis stren lele yang bisa dibilang paling diunggulkan diantara jenis ikan lele lainnya. Tubuhnya besar, jinak dan mampu berkembang biak dengan sangat baik. Jika semisal dibandingkan dengan ikan lele dumbo atau lele lokal, ikan lele sangkuriang terhitung lebih dominan. Jika lele dumbo hanya mampu mengeluarkan telur sebanyak 20.000 - 30.000 butir telur dalam sekali pemijahan, ikan lele sangkuriang bahkan bisa lebih. Dalam sekali pemijahan lele sangkuriang bisa melahirkan 40.000 - 60.000 butir telur.

Asal-usul lele sangkuriang sendiri sebenarnya berasal dari lele dumbo. Lebih tepatnya pada tahun 2000-an silam pemerintah lewat BBPBAT tengah melakukan beberapa rekayasa genetik untuk mengembangan strain jenis baru dari lele dumbo. BBPBAT melakukan beberapa metode kawin silang indukan betina generasi kedua (F2) dengan indukan lele dumbo jantan genarasi keenam (F6). Sebenarnya perkawinan silang ini sendiri melalui dua tahap. Tahap pertama mengawinkan indukan betina F2 dengan indukan jantan F2 yang berhasil melahirkan lele dumbo jantan F2-6. Kemudian baru indukan jantan F2-6 dikawinkan dengan indukan betina F2 yang berhasil menghasilkan lele sangkuriang.
ikan lele sangkuriang
© ikan lele sangkuriang (tips-ukm.com)

Setelah berhasil melahirkan jenis ikan lele baru (lele sangkuriang), tidak semerta-merta BBPBAT langsung memperkenalkannya ke publik. Lele sangkuriang sendiri masih diteliti selama 2 tahun untuk melewati beberapa pengujian. Pengujian sendiri dilakukan pada tahun 2002 - 2004 di daerah bogor dan yogyakarta. Baru pada tahun 2004 silam, menteri kelautan secara resmi sudah mengeluarkan surat pelepasan jenis lele sangkuriang ke publik.


Kembali pada tahun 2010 silam, BBPBAT kembali melakukan pengujian untuk melakukan pengembangan. Pada waktu itu, tengah melakukan upaya mengawinkan indukan lele sangkuriang dengan ikan lele yang didatangkan dari sungai Nil, Afrika. Indukan jantan lele sangkuriang generasi keenam dikawinkan dengan indukan betina genarasi kedua dari Afrika. Dimana indukan lele betina Afrika bobot tubuhnya bisa mencapai 7 kg. Dari hasil perkawinan silang tersebut, telah berhasil melahirkan lele sakuriang genarasi kedua. BBPBAT sendiri menyatakan, bahwa lele sangkuriang II bisa tumbuh 10 persen lebih cepat daripada lele sangkuriang generasi sebelumnya. 

Mungkin secara fisik ikan lele sangkuriang tidak berbeda dengan lele dumbo. Namun keduanya mempunyai perbedaan yang cukup mencolok dari segi produktivitas. Pertumbuhan ikan lele sangkuriang sendiri terhitung lebih baik dan cepat. Dalam pembesaran harian lelesangkuriang dapat tumbuh mencapai 3,53 %. Sementara itu lele dumbo hanya tumbuh mencapai 2,73 %. Begitupun adri segi konversi pakan yang mana Food Convertion Ratio (FCR) hanya mencapai 0,8 - 1. Lebih irit dari lele dumdo dengan FCR 1 - 1,5.